Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bayi. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Mei 2016

Tips Memberi Nama Bayi yang Islami

Bismillahirrohmanirrohim


Tips Memberi Nama Bayi yang Islami – Sudah sepantasnya jika kita selaku umat Islam selalu mengikuti anjuran dan nasehat dari Nabi Muhammad Saw. sebagian dari nasehat beliau adalah agar para orang tua memberikan nama yg bagus dan penuh arti yg baik pada sang buah hati
Hal tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah Saw dalam sebuah hadits riwayat imam Abi Daud dari Abi Dardaara, yg bunyinya sbb:
Rasulullah berkata: sesungguhnya kamu sekalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama-namamu dan nama-nama ayahmu. Maka baguskanlah nama-namamu

Maksud oemberian nama yg bagus serta memiliki makna yg penuh arti, mempunyai beberapa manfaat sbb:
  • mengamalkan anjuran Rasulullah Saw
  • enak didengar dan enak diucapkan karena karena pelafalan dan artinya bagus
  • nama yg bagus dan bagus dan bermakna akan memengaruhi jiwa dan kehidupan sang buah hati. hal ini diisyaratkan dalam      sebuah riwayat dalam shahih Bukhari dan Sa’iid bin al-Musayyab dari ayah dan kakeknya:

ia berkata bahwa saya mendatangi Nabi Saw. Nabi bertanya “siapa namamu?” ia menjawab “saya Hazan (kesedihan)”. kemudian Rasul menggantinya dengan ucapan “kamu adalah Sahal (kemudahan)”. Hazan menjawab “saya tidak akan mengganti nama yang telah diberikan ayahku”. Ibnu Musayyab berkata “tidak akan berhenti kesedihan kepada kami setelahnya
  • secara tidak langsung ketika kita menyebut nama sang buah hati, kita sedang mendoakannya sesuai dengan makna dari nama tersebut. misalnya jika anda memilihkan nama shalih (berarti orang yg saleh) maka ketika kita memanggilnya, sama halnya dengan mendoakannya menjadi orang yang saleh
  • anak memiliki ciri/identitas ketika dipanggil, baik di dunia fana ketika bergaul dengan sesama dan ketika di akhirat ketika menghadap padaNya

Tips Memberi Nama Bayi yang Islami

  1. gunakan nama serta rangkaian nama yang merujuk pada kebaikan sifat, keunggulan karakter dan atau pada kebesaran Allah semata
  2. memberi nama dengan nama-nama Nabi dan Rasul, nama Imam Perawi Hadits atau para Sahabat Rasul yang saleh dan berbudi baik. teriring harapan agar kelak sang buah hati juga beroleh akhlak mulia seperti nama besar yang ia sandang
  3. hindari penggunaan nama yang menghamba pada kekuatan lain selain Allah misalnya: Abdul Uzza (hamba matahari), Abdul Qamar (hamba bulan) atau Abdul Nar (hamba api). juga pada nama berhala dewa-dewi yang disembah oleh orang-orang jahiliyah

Diriwayatkan dari Hani bin Zaid bahwa ketika ia datang menghadap Nabi sebagai utusan beserta kaumnya, beliau mendengar mereka memanggil salah seorang dari mereka dengan Abdul Hajar. Lantas Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bertanya kepadanya, “Siapa namamu?” la menjawab, “Abdul Hajar.” Beliau bersabda, “Tidak, kamu adalah Abdullah (hamba Allah) bukan Abdul Hajar (hamba batu)!
  1. hindari nama yang merupakan gelar superior seperti Malikul Malik (raja diraja), Haakimul Hukkaam (hakim segala hakim), dll karena gelar-gelar superior seperti itu adalah milikNya semata
  2. jika ingin memberikan nama-nama Allah pada sang buah hati, jangan menggunakan alif dan lam, misalnya al-‘Aziz, as-Sayyid, al-Hakiim. al-Khaliq, ar-Rahiim, al-Quddus, dll. Yang demikian tidak boleh diberikan,  selain kepada Allah saja. adapun jika tanpa alif dan lam, maka diperbolehkan. Contohnya adalah: Rahman, Rahiim, Quddus, Sayyid, dll
  3. bagaimana dengan nama-nama modern (barat)? misalnya: Alex, John, Mark, Francis, dll. sebagai Muslim sebaiknya anda memberi nama sesuai dengan tuntunan syariah agar barokah. nama-nama bayi Barat mempunyai akar nama yg merujuk pada budaya, keyakinan dan agama lain yang pasti berbeda dengan Islam kan? 

Mengganti Nama Buah Hati yang maknanya Buruk

 

Tips Memberi Nama Bayi yang Islami – disebutkan dalam kaidah ushul Fiqh yaitu “perintah atas sesuatu merupakan larangan akan kebalikannya”. Rasulullah Saw menganjurkan agar para orang tua berusaha memberikan nama yang bagus dan bermakna baik dan sebaliknya beliau juga melarang memberikan nama yg maknanya jelek
bahkan beliau selalu mengganti nama orang yang dianggapnya jelek atau tidak bermakna. hal ini tergambar dalam sebuah hadits nabi dari Imam at-Turmudzi dan Imam Ibnu Majah dari Ibnu Umar ra. dijelaskan bahwa Rasulullah   mengganti nama yang dianggapnya buruk menjadi nama yg berarti:
sesungguhnya nama anak perempuan Umar bernama Aas’hiyah kemudian Rasulullah menggantinya dengan nama Jamillah
Aas’hiyah berarti wanita yg pandai berhubungan intim (merujuk pada maksiat) dan Jamillah artinya wanita yang cantik
dari sini diisyaratkan bahwa setiap nama yg mengandung makna jelek atau makna yang kurang jelas dapat diganti dengan nama yang bagus bermakna. alangkah eloknya jika nama-nama bayi ini anda siapkan dan rancang sedini mungkin sebelum sang buah hati lahir


Barakallahfiikum

Tips Perawatan Bayi Baru Lahir

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

10 PERAWATAN YANG BENAR UNTUK BAYI BARU LAHIR


Suasana rumah jadi hangat dengan tangis bayi baru lahir. Ketahui 10 cara perawatan yang benar agar bayi baru Anda  menjadi bayi paling bahagia sedunia! 

1. Makan Lagi, Makan Lagi. 


Pada bulan-bulan pertama, lapar adalah penyebab utama bayi menangis. Karena itu,   menawari bayi makan adalah cara paling efektif untuk menyetop tangisnya,  meski  itu  berarti  Anda harus menyusui bayi sesering mungkin; pagi, siang, sore dan malam. Mengapa bayi makan lagi makan lagi? Ini karena,  rasa lapar adalah sensasi baru  baginya. Di rahim ibu  bayi  terbiasa  menerima asupan makanan terus-menerus dari plasenta, sehingga tidak pernah merasa lapar.

Ketika lahir ke dunia, sistem pencernaan bayi belum terbiasa untuk  mencerna makanan  dalam jumlah besar, kemudian “kosong” beberapa waktu.  Untuk membantu bayi beradaptasi dengan perbedaan ini, pada minggu-minggu pertama  Anda tidak perlu menjadual jam makan bayi. Berilah dia makan sesering mungkin.  Jadual makan bayi akan terbentuk  di usia kira-kira lima minggu.



2. Waktunya Buang Air! 


Pipis dan BAB  bayi  baru juga  belum kenal jadual. Tetapi  sering buang air adalah  hal yang baik, pertanda bayi cukup makan. Jangan   tunda mengganti popoknya, agar bayi tidak menangis karena basah dan tidak nyaman.  Amati juga air seni  dan fesesnya karena keduanya bisa menjadi alat ukur kondisi bayi, misalnya, air seni yang terlalu kuning  menandakan bayi kurang cairan. 

Feses bayi  yang  mendapat ASI  ekslusif lebih lunak dan tidak  terlalu berbau. Setelah bayi pipis atau BAB, segera bersihkan alat kelaminnya. Bubuhi bokong dan selangkangannya dengan krim untuk menghindari ruam popok. 



3. Baby Dress Code. 


Apa iya, bayi baru lahir harus dibedong sepanjang hari? Apa betul bajunya harus berlapis-lapis dan selalu pakai selimut? Ayahbunda,  iklim tropis di negara kita sebenarnya tidak cocok dengan pakaian bayi gaya dibuntel-buntel.  Saat udara panas dan    bayi berada di ruangan non-AC,  coba cek belakang leher bayi, jika terasa panas dan lembab,  berarti dia  kegerahan. 

Jika demikian, singkirkan alas tidurnya dan ganti bajunya dengan yang  lebih ringan. Pastikan  pakaian bayi terbuat dari bahan alami, seperti katun 100%,   yang      menyerap keringat, mudah dicuci dan disetrika. Panduan berbusana  untuk bepergian lain lagi. Kenakan mantel atau cardigan,  kaos kaki, sepatu dan topi pada bayi untuk mencegah dia  masuk angin.



4. Kosmetika Bayi. 


Kosmetika bayi banyak macamnya, ada baby bath,  baby shampoo, baby oil,  baby lotion, baby powder, baby cream,  baby cologne dan hair lotion. Sebenarnya tidak semuanya dibutuhkan  oleh bayi, jadi bijaksanalah dalam memilih.  Apa pun  mereknya, gunakan produk yang sudah teruji secara klinis atau Clinical Proven Mild (CMP). Jika bayi bereaksi negatif saat dipakaikan kosmetika tertentu, misalnya timbul bercak-bercak merah di kulit, maka kemungkinan ia alergi pada kandungan kosmetika tersebut.  Hentikan pemakaian. 

Beralihlah pada kosmetika bayi yang  bebas bahan kimia (green product). Masih berhubungan dengan meminimalkan persentuhan bayi dengan bahan kimia, hindari juga menggunakan  produk pengharum atau pelembut pakaian. Bahan kimia di dalamnya terlalu “kuat” dan bisa mengiritasi kulit bayi.



5. Kegiatan yang Dibenci Bayi. 


Kebanyakan bayi tidak suka acara lepas-pakai baju,  mandi,  keramas, diberi obat tetes mata  dan  tetes hidung hidung. Bisa-bisa dia mengamuk! Solusinya, lakukan kegiatan ini dengan cepat, namun tetap hati-hati. Alihkan perhatian bayi  dengan mengajaknya bercakap-cakap,   memberi pelukan dan ciuman.



6. Lingkungan yang Nyaman. 


Penting menciptakan lingkungan yang nyaman bagi bayi.  Usahakan lingkungan bayi tidak terlalu ramai atau berisik,  terlalu dingin (kurang dari 20 derajat Celcius) atau terlalu panas (lebih dari  31 derajat Celcius).   Bayi juga bisa rewel karena silau, karena  itu pastikan cahaya lampu atau sinar matahari tidak jatuh tepat ke matanya. 

Lingkungan yang nyaman juga berarti bebas gigitan nyamuk dan serangga. Anda bisa melakukan fogging di rumah beberapa hari sebelum bayi hadir.  Tidak dianjurkan  menggunakan obat pembasmi serangga di kamar bayi karena racunnya bisa menempel di barang-barang bayi. Gunakan saja kain kelambu.


7. Mainan Bayi. 


Fungsi mainan  bukan cuma menghibur tetapi juga mengenalkan bayi  pada berbagai bentuk dan melatih otot matanya agar lebih terfokus. Untuk itu, pilihlah mainan dengan warna-warna cerah. Mainan bergerak dan berbunyi (musical mobile) yang digantung di tempat tidur akan merangsang indra penglihatan dan pendengaran bayi.  Beruang Teddy  yang lembut menyenangkan bayi saat  ia merabanya.  Rattle, mainan genggam yang berbunyi jika     digoyang, juga  menghibur dan melatih indra bayi. Tetapi tidak selalu harus mainan mahal, lho.  

Bayi juga sangat terhibur melihat pantulan dirinya di cermin,bayangan  di tembok dan tetes hujan. Dan, tentu saja tidak ada yang lebih menggembirakan bayi dibanding saat ia bermain dengan ayah dan ibunya. 



8. Ritual Tidur. 


Total waktu tidur bayi baru adalah 16 jam sehari, dengan tidur malam yang gelisah, diseling beberapa kali bangun. Setelah usia 5 minggu, barulah bayi memiliki pola tidur tetap, yaitu tidur lebih awal di malam hari  dan terbangun 2 - 3 kali di tengah malam. Ritual tidur bisa membantu bayi tidur lebih cepat dan berkualitas. 

Tahapannya, mandikan bayi dengan air hangat yang sudah ditetesi baby bath, pijat bayi dengan baby oil atau lotion, setelah itu ciptakan suasana tenang di kamar tidurnya. Anda bisa membacakan dongeng, menyanyikan lagu nina bobok atau membubuhi bayi dengan baby powder. Gunakan produk bayi yang    harumnya menenangkan, namun aman dan teruji secara klinis atau Clinically Proven Mild (CMP).

9. Kenali Penyakit Bayi Baru Lahir. 


Kolik, ruam popok,  hidung mampet, infeksi mata, lidah berjamur dan demam pasca imunisasi adalah beberapa penyakit langganan bayi baru.   Saat mengalaminya, bayi akan rewel dengan tangis yang tidak biasa. 

Cepat cari tahu dan  atasi. Jika Si Kecil ruam popok, buka  popoknya bersihkan, dan biarkan dia tanpa popok -  diangin-angin – sementara waktu. Hidung mampet,  infeksi mata, demam pasca imunisasi dan lidah berjamur dapat diantisipasi dengan  resep obat dari dokter. Sedangkan kolik  yang umumnya tidak dapat disembuhkan,  bisa diatasi dengan membuat bayi nyaman; diayun-ayun,  disusui, atau diusap-usap perutnya. 



10. Orang-orang di Sekitar Bayi. 


Bayi memang menggemaskan, tetapi, perlakukanlah dia sewajarnya.  Jika terlalu banyak orang yang menggendong dan mengajak bercanda,  jika sedikit-sedikit pakaiannya diganti, sedikit-sedikit  diberi makan, atau jika Ayah dan Bunda bereaksi berlebihan terhadap tangisannya, bayi bisa stres juga. Selain itu, perasaan bayi yang halus membuatnya dapat “menangkap”  suasana hati ibu sebagai orang terdekatnya.  Ketika     mood ibu jelek akibat kelelahan misalnya, bayi bisa tahu dan  dia pun ikut-ikutan rewel.     Jadi,  jagalah suasana hati Anda  di dekat bayi.  Kalau perlu istirahat, serahkan bayi pada pengasuh lainnya di rumah




Semoga Bermanfaat
Barakallahfiikum

Tips Merawat Kerak Kepala Bayi

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

6 CARA MERAWAT KERAK KEPALA BAYI


Kerak pada kepala atau cradle cap sebenarnya bukan hal aneh pada bayi usia 8-12 bulan. Kerak ini biasa ditemui pada wajah, dahi, telinga, leher, ketiak, dan belakang lutut. Pasalnya, kerak tak berbahaya, hanya mengganggu penampilan. Namun, tetap butuh perawatan, ini langkahnya:  
 
1      -  Siapkan baby oil, sampo bayi, sisir sikat yang halus, dan waslap.
2     - Oleskan bayi oil dan pijat secara perlahan pada kepala bayi.
3     - Sisir secara perlahan sambil mengangkat kerak kepala yang terlepas.
4     - Cuci rambut dan kulit kepala dengan sampo, air hangat, dan waslap hingga bersih.
5     - Bila masih ditemui adanya kerak, lakukan tahapan tersebut esok harinya.

6   Hindari mengelupas dengan paksa, terlebih saat kondisi kering, karena bisa menimbulkan infeksi. Periksakan ke dokter jika ada tanda infeksi berupa ruam.



b    Semoga Bermanfaat
      Barakallahfiikum



Tips Merawat Bayi Demam

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM

4 HAL PENTING YANG PERLU ANDA LAKUKAN SAAT BAYI DEMAM








Salah satu kekhawatiran orang tua adalah saat anaknya demam.
Segera lakukan 4 tips berikut :

1. Jangan panik saat suhu tubuh anak hangat atau panas, sebab tidak  berarti  pertanda ia terkena penyakit. Demam merupakan proses mekanisme tubuh yang sehat saat menghalau penyakit. Misalnya, jika ia mengalami demam setelah imunisasi, berarti sistem kekebalan tubuhnya berjalan dengan baik.

2. Perlu cermat  jika  bayi  demam diikuti dengan tanda lain,  seperti hilangnya nafsu makan, ada ruam, pernapasannya terganggu, kejang, dehidrasi, dan tidak responsif atau lesu saat diajak bermain. 

3. Segera ke dokter bila demam tidak kunjung turun (di atas 37,5°C) selama 24 jam.  Namun segera temui dokter jika itu dialami oleh bayi berusia ≤ 3 bulan. Sebab lapisan pelindung sel antara aliran darah dan sistem saraf pusatnya masih tipis. Sehingga mikroorganisme bisa cepat menyebar dan merusak jaringan sarafnya.

4. Lakukan ini jika bayi demam;  mengompres dengan air hangat. Anda dapat menambahkan tingkat kehangatannya bila demam semakin tinggi. Pastikan anak  mendapat asupan cairan yang cukup untuk menghindari dehidrasi dan merupakan salah satu cara menurunkan suhu tubuh (saat masuknya cairan dalam tubuh, lalu dikeluarkan lagi dalam bentuk urin). Mengenakan bayi pakaian yang nyaman (berbahan tipis)


Semoga Bermanfaat
Barakallahfiikum

Tips DIare pada Bayi

BISMILLAHIRROHMANIRROHIM


Diare Pada Bayi: Apa, Kapan, Mengapa dan Bagaimana Mengatasinya?


Apa dan Kapan


Yang paling sulit untuk mengetahui apakah bayi menderita diare atau tidak adalah pada bayi berusia 1-2 bulan. Bayi berusia 1-2 bulan memiliki feses (kotoran BAB) yang lunak dan agak cair. Frekuensi BAB-nya pun lumayan sering. Itulah sebabnya agak sulit membedakan apakah bayi berusia ini diare atau tidak. Lain halnya dengan bayi yang berusia lebih dari itu. Frekuensi BAB-nya sudah tidak sesering pada awalnya, sehingga ketika ia menderita diare, akan lebih mudah mengenalinya.
Namun demikian, pada umumnya Anda dapat memperhatikan 3 hal berikut ketika menentukan apakah si kecil menderita diare atau tidak:
·         Peningkatan frekuensi BAB yang drastis
·         Setiap setelah satu kali menyusu atau mengkonsumsi MPASI, ia akan BAB lebih dari satu kali
·         Fesesnya jauh lebih encer dibandingkan biasanya
Apabila ketiga hal di atas Anda dapati, maka ada kemungkinan si kecil terkena diare.
Apalagi jika ketiga tanda-tanda diatas disertai dengan:
·         Demam
·         Batuk/pilek
·         Susah makan
Maka hampir dapat dipastikan si kecil memang terkena diare.


Mengapa

Apa penyebab bayi terkena diare? Berikut 3 penyebab utama diare pada bayi…
1.    Virus – ini merupakan penyebab utama diare pada bayi. Biasanya berlangsung tidak lama dan akan hilang seiring dengan waktu.
2.    Antibiotik – konsumsi antibiotik baik oleh bayi maupun oleh ibu yang sedang menyusuinya dapat juga menyebabkan diare pada si kecil.
3.    Pola Makan – pola makan bayi yang berubah (tidak seperti biasanya), ataupun jenis makanan yang dikonsumsi oleh ibunya yang sedang menyusui juga bisa berpengaruh terhadap kondisi perut si kecil.



Bagaimana

Yang paling penting dalam menangani bayi yang menderita diare adalah memberikan asupan cairan yang cukup. Berikut beberapa tips untuk meredakan gejala diare pada bayi:
·         Terus memberikan ASI – konsumsi ASI yang berketerusan tidak hanya mencegah si kecil dari dehidrasi (kekurangan cairan tubuh), namun juga membantu mempercepat pulihnya kondisi tubuh si kecil.
·         Jika setelah menyusu atau makan si kecil masih tampak kehausan, terkadang dokter akan menyarankan untuk memberikan cairan elektrolit. Namun jangan memberikan sembarangan cairan tanpa saran dokter, karena tidak semua cairan yang bisa dikonsumsi oleh dewasa, dapat diterima oleh tubuh si kecil.
·         Awasi tanda-tanda dehidrasi – mulut dan kulit yang mengering, mata yang celong, apalagi kalau hingga 8 jam ia tidak buang air kecil, maka segeralah periksakan ke dokter Anda.
·         Segera periksakan ke dokter jika ia BAB lebih dari 8 kali selama 8 jam, dan/atau diare disertai demam telah berlangsung selama lebih dari 3 hari, serta tampak tanda-tanda dehidrasi.

Semoga si kecil sehat selalu! 

Manfaat Memijat Bayi

Bismillahirrohmanirrohim



Sederet Manfaat Memijat Bayi yang Benar untuk Ibu dan si Kecil

Berbeda dengan saat masih berada di dalam kandungan, si Kecil menerima lebih banyak stimulus setelah ia terlahir ke dunia, Bu. Seperti halnya kita, bayi pun perlu menyesuaikan diri dengan perbedaan ini. Kabar baiknya, Ibu bisa membantu si Kecil melewati proses adaptasi ini dengan lebih mudah. Salah satunya melalui penerapan cara memijat bayi yang benar sejak dini.
Sebagai salah satu bentuk sentuhan, pijatan termasuk bahasa pertama antara Ibu dan bayi yang memiliki banyak manfaat untuk tumbuh kembang si Kecil. Sebab, pijatan bukan hanya menstimulasi satu indra, melainkan beberapa indra sekaligus, dan membuat sensitivitas indra si Kecil menjadi semakin tajam. Berikut beberapa manfaat yang bisa Ibu dan bayi dapatkan jika teknik memijat bayi yang tepat diterapkan pada si Kecil sejak dini:
  1. Meningkatkan Kualitas Tidur si Kecil
Seperti halnya kita, kualitas tidur juga penting bagi bayi karena memengaruhi kecerdasan dan proses tumbuh kembangnya. Oleh sebab itu, orang tua perlu menjaga kualitas tidur si Kecil setiap harinya. Pijatan lembut yang diberikan pada si Kecil jelang waktu tidurnya cukup membantu dalam hal ini, Bu.
Penelitian mengungkapkan bahwa kontak kulit, mata, dan suara antara Ibu dan si Kecil selama sesi pijat merangsang produksi hormon serotonin pada tubuh bayi, serta mengatur ritme pelepasan melatonin. Sebagai informasi, serotonin adalah hormon yang mendorong munculnya rasa nyaman, sementara melatonin adalah hormon pada tubuh yang berkaitan langsung dengan siklus tidur. Secara otomatis, membaiknya level kedua hormon ini dalam tubuh akan membantu meningkatkan kualitas tidur.
  1. Mendukung Pertumbuhan si Kecil
Teknik memijat yang tepat untuk bayi juga bermanfaat dalam membantu pertumbuhannya secara fisik. Tekanan-tekanan lembut yang Ibu lakukan di atas tubuh bayi selama memijatnya akan menjadikan otot-otot tubuhnya lebih kuat sehingga memudahkan si Kecil saat mulai belajar jalan nanti. Tak hanya itu, pijatan di telapak tangan dan kaki juga membantu meningkatkan kecerdasan motorik si Kecil dengan merangsang syaraf-syaraf halus di dalamnya, Bu.  
3. Membentuk si Kecil Jadi Pribadi Penuh Percaya Diri
Di samping mampu meningkatkan kualitas tidur harian bayi, cara memijat bayi yang benar juga bisa membantu Ibu membentuk si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang penuh rasa percaya diri. Sebab, komunikasi intens yang Ibu lakukan pada si Kecil lewat pijatan membuatnya merasa dicintai dan didukung sejak awal. Perasaan dicintai juga membuat kepercayaan diri bayi meningkat.  Kepercayaan diri ini akan dibawa hingga ia dewasa dan jadi modal bagi si Kecil menjalani berbagai tahap selanjutnya dalam hidup, Bu!

4. Memperkuat Ikatan Emosional antara Ibu dan si Kecil
Lebih dari sekadar manfaat fisik, sesi pijat bayi yang dilakukan secara rutin juga membantu memperkuat ikatan emosional antara Ibu dan si Kecil. Sebab, kontak fisik berupa skin-to-skin contact dan eye contact yang terjadi selama sesi pijat menghasilkan intimasi yang lebih dalam. Inilah mengapa rutin memijat bayi disarankan untuk para Ibu yang mengalami sindrom baby blues pasca melahirkan..
Banyak ya, Bu, manfaat memijat si Kecil? Mulai sekarang, yuk praktikkan cara memijat bayi yang benar dalam rutinitas harian Ibu bersama si Kecil!

Semoga Bermanfaat
Barakallahfiikum